Sinopsis Drama Korea School 2013 Episode 2 Part I - Qiss.me

Sinopsis Drama Korea School 2013 Episode 2 Part I

Sinopsis Drama Korea School 2013 Episode 2 Part I
Qiss.me - Ibu kepsek tidak bisa membahas apa yang terjadi pada wali murid yang hadir. Mereka tahu kalau kursi itu keluar dari kelas Min Ki. Tapi kepsek mengatakan dengan yakin kalau tidak terjadi apa-apa ia bakal mengeceknya langsung. Sehingga lebih baik para wali murid pulang saja.

Mereka pun bertanya-tanya apa telah terjadi perkelahian diantara para siswa, tapi mereka bakal tahu seusai bertanya pada anak-anak mereka nanti.
Nam Soon pun dibawa ke ruang BP. Guru Uhm mengintrogasi apa yang Nam Soon perbuat di dalam kelas serta tidak mengikuti kelas musik. Apa berkelahi, Nam Soon menjawab singkat ya. Guru Jung yang juga berada di ruangan itu ingin tahu Nam Soon berkelahi dengan siapa. Tapi Nam Soon tidak mengatakannya. Guru Uhm bertanya apa Nam Soon yang melempar kursi itu. Nam Soon menjawab bukan. Guru Uhm ingin Nam Soon mengatakan siapa yang melempar kursi itu, tapi Nam Soon tidak menjawabnya.
Kepsek datang ke ruang BP ia ingin tahu apa yang Nam Soon katakan. Guru Uhm mengatakan kalau ada berbagai siswa yang berkelahi hingga situasinya tidak terkendali. Tapi Nam Soon belum mengatakan berkelahi dengan siapa. Ibu Kepsek khawatir apa Nam Soon terluka, tapi menurut Guru Uhm Nam Soon tidak terluka sebab terkesan jelas dari penampilan luarnya.

Tapi menurut Guru Kang ini sedikit susah, hanya sebab kualitas pelajaran sastra meningkat bukan berarti seluruh kualitas anak-anak bakal meningkat. Ia minta kepala sekolah mengumpulkan 10 siswa untuknya serta ia bakal memastikan kualitas mereka bakal meningkat. Kepsek setuju ia pun bakal mengatur untuk kelas tambahan serta memberi nama program ini dengan sebutan ‘Kelas Esai’
Guru-guru tidak menyangka kalau anak itu (Nam Soon) melempar kursi. Mereka mekualitas faktor ini tidak bakal terjadi kalau anak-anak nakal itu dipindahkan. Guru Yoo menebak kalau Nam Soon pasti berkelahi dengan Jung Ho. Tapi Guru Uhm mengatakan berdasarkan keterangan Guru Jung, Jung Ho kali ini tidak ke sekolah.
Wakasek mengatakan bahwa telah diputuskan kalau kerusakan jendela itu didampakkan sebab siswa yang sedang bermain sehingga itu hanya suatu  kesalahan. Ia berharap para guru tidak menyebarkan rumor yang tidak sama mengenai msumberah ini.

Nam Soon merasakan sakit di kurang lebih perutnya. Ia membuka sedikit bajunya serta terkesan luka memar. Ah... Guru Uhm salah nyatanya Nam Soon terluka. Hmm dari manakah luka itu bersumber. Luka itu Nam Soon bisakan ketika ia bersitegang dengan Jung Ho. Jung Hoo menendang serta menginjak perutnya berbagai kali. Nam Soon yang bakal membasuh wajahnya berusaha menahan sakit.
Guru Kang lewat serta mengetahuii Nam Soon sebagai pengantar kue ketika ia mengajar les privat. Guru Kang berbasa-basi menanyakan pekerjaan Nam Soon. “Kau kelihatannya tahu bagaimana menangani pukulan fisik?” Nam Soon malah menyahut kalau lebih baik Guru Kang urus diri Guru Kang sendiri.

Kang Joo bertaruh 500 won kalau Nam Soon tidak melempar kursi sebab ia lumayan mengetahui Nam Soon dengan baik selagi setahun ini. Ia yakin Nam Soon bukanlah seseorang yang bakal melempar kursi semacam itu. Kawan yang lain menebak apa Jung Ho yang meperbuatnya. Tapi kalau Jung Ho yang meperbuatnya kenapa Nam Soon mau menerima hukuman.
Min Ki memberi tau kalau ia telah mengecek buku pegangan siswa. Disana tercantum hukuman bagi siswa yang merusak sarana sekolah, hukumannya adalah meperbuat pelayanan masyarakat. Ia mekualitas kalau Nam Soon hanya ingin melalui ini dengan menerima hukumannya. Tapi menurut siswa lain Nam Soon menerima hukuman itu sebab dirinya takut dipukuli oleh Jung Ho kalau mengadu.
Ha Kyung menyusul Nam Soon, ia ingin tahu apa Nam Soon sangatlah meperbuat faktor itu. Nam Soon tidak menjawab serta berlalu dari hadapan Ha Kyung. Ha Kyung mencegatnya ia ingin Nam Soon mengatakan yang sebetulnya siapa yang meperbuatnya sebab dengan begitu Nam Soon tidak butuh ikut dalam sidang disipliner.
Nam Soon heran kenapa tiba-tiba Ha Kyung kawatir padanya. Ha Kyung dengan dingin meyakinkan kalau ia sama sekali tidak mengkhawatirkan Nam Soon tapi ia mengkhawatirkan dirinya sendiri, “Sebab aku takut semua tugas ketua kelas bakal jatuh padaku. Sebab itu sangat menjengkelkan. Sehingga cepat berakhirkan ini!” Tapi Nam Soon tidak mau sebab ia juga ingin Ha Kyung ikut mengalami kesusahan bersamanya haha. Ha Kyung yang wajahnya rutin tampak dingin mengatakan kalau Nam Soon semacam ini lebih baik jangan menjadi ketua kelas.
Guru Jung ingin Nam Soon bicara jujur padanya. Tapi Nam Soon diam saja. Guru Jung ingin tahu alasan kenapa Nam Soon diam. Nam Soon mengatakan kalau ia tidak ingin mengadukan seseorang. Kalau Guru Jung meminta dirinya menunjuk pelakunya kini ia tidak bakal mau meperbuat itu.

Guru Kang bakal ke kelas tapi ia dikejutkan dengan kedatangan Ha Kyung yang tiba-tiba telah ada di depannya. Guru Kang pasti saja mengetahuii Ha Kyung sebagai salah satu anak didiknya di les privat di kawasan Gangnam. Ia tidak menyangka nyatanya Ha Kyung sekolah disini.
Ha Kyung ingin minta tolong pada Guru Kang, “Bisakah guru pura-pura tidak mengetahuiku? Sangatlah tidak mengetahuiku sama sekali.” Ha Kyung bakal pergi tapi guru kang terbuktigil namanya. Ha Kyung mengingatkan kalau Guru Kang juga tidak boleh tahu namanya.
Guru Kang tanya siapa yang mengajarkan faktor itu pada Ha Kyung, “Seusai kata utama seharusnya ada kata negatif. “Kau sangatlah ‘tak pernah’ mengetahuiku sama sekali!” Guru Kang tersenyum setuju kalau ia bakal berpura-pura baru berjumpa ha kyung. Hm,... Ha Kyung ga ingin kawan-kawannya tahu kalau ia mengikuti les privat dikalangan elit.
Guru Jung berada di ruang kepala sekolah. Ibu kepsek tidak mengerti bagaimana bisa Guru Jung menjauhkan siswa dari pertemuan saat siswa itu harus menerima hukuman. Guru Jung mengatakan kalau kepala sekolah ingin menutupi seharusnya ya menutupi semuanya alias melakuakan penyelidikan dengan cara penuh kepada kekerasan di sekolah.

Siswa di kelas 2-2 menuturkan mengenai Guru Kang yang bakal mengajar di kelas sastra. Salah satu dari mereka yakin kalau anak-anak yang mengikuti pembelajaran Guru Kang di Gangnam pasti sedikit cemburu sebab Guru Kang mengajar di SMA Seungri serta Guru Kang tidak bakal mengajar di Gangnam dalam jangka waktu 6 bulan.
Guru Kang masuk ke kelas 2-2 ia menatap seluruh siswa yang macam-macam tingkahnya. Ada yang duduk tenang siap menerima pelajaran, tapi ada juga yang tetap bercanda dengan kawan lainnya. Siswa yang duduk di depan memperingatkan kawan-kawannya supaya diam.

Young Woo menghampiri Nam Soon yang berdiri di depan kelas. Young Woo mengatakan Nam Soon bakal merasa bosan kalau sendirian. Ia berterima kasih sebab dirinya Nam Soon lah yang menerima hukuman. Nam Soon mengatakan kalau Young Woo tidak meperbuatnya ia lah yang bakal meperbuatnya. Sehingga ia juga berterima kasih pada Young Woo. Tapi ia penasaran kenapa Young Woo melempar kursi itu. Young Woo mengatakan itu Sebab Nam Soon juga melemparkan buku komik untuknya (ketika ia diganggu Yi Kyung). Keduanya tertawa, Nam Soon mengajak Young Woo mencari tempat untuk tidur.

Guru Jung tidak mengerti apa maksudnya.
Guru Kang mengatakan menutupi insiden perbuatan perusakan sarana sekolah sebab takut orang-orang tahu kalau itu tindak kekerasan apa itu yang Guru Jung sebut sebagai pendidikan. Orang yang melemparkan kursi, orang yang dihukum serta orang yang meperbuat pemukulan, mereka orang yang tidak sama. Apa itu yang Guru Jung sebut sebagai pendidikan.

Guru Jung terkejut bagiamana Guru Kang tahu itu.

Guru Kang mengatakan kalau ia menonton semuanya. “Aku menonton siapa yang melemparkan kursi itu. Kudengar dirinya si kualitas terendah di kelas!”

Wow bagaimana Guru Kang Bisa tahu ya?
Nantikan kelanjutan ceritanya di Sinopsis Selanjutnya.
Artikel terkait

0 Orang Menanggapi Artikel "Sinopsis Drama Korea School 2013 Episode 2 Part I"

Post a Comment